mk

Easter Text - http://www.eastertext.com

fm

p

Sekilas info

Misterikerinci-Aksi kelulusan siswa di Kerinci dengan aksi corat-coret.

28 September 2006

Mistis dan realitas

Mistik realita

Kau jangan kesana nak. Didaerah itu, emas bertaring dalam lumut” Kata ayahanda. Kala anaknya mau menjelajah kepulau perca (Sumatera), dalam kunun (Kisah) Iskandar Zulkarnein.

“ Biarlah ayah, aku ingin mencari negeri indah. mohon restu” kata sang anak. “K alau begitu sudah menjadi tekadmu nak. ayah mendoakan” kata sang ayah dengan sedih.Seraya mengantar anak berangkat kenegeri nan jauh. Hingga hilang dari penglihatan.

Info Kerinci

Ekspose Endapan tembaga dan mineral

Bumi Kerinci

Kerinci- Ekspose hasil survey lokasi endapan tembaga dan mineral serta program oleh PT Tri Hegar Sakti Bandung, Hardja Tjahjadi drektur. serta pemaparanya dan rencana kegiatan digelar di Pemda Kerinci (26/8/06) lalu dengan menghadirkan Investor cina, Yang Baoyou.

Dalam laporan peninjuauan diwilayah Kerinci dan ikutanya daerah Siulak Deras Mudik dikecamatan Siulak Deras Kabupaten Kerinci oleh PT.Hegar Sakti Sakti Bandung menyebutkan dalam penyelidikan terdahulu, indikasi endapan tembaga atau mineral yang berasosiasi dengan tembaga secara regional diwilayalah Kabupaten Kerinci maupun daerah Siulak Deras Mudik dan sekitarnya ditunjukan dalam beberapa penelitian.

Tahun 1917 oleh De Jong, melaporkan, keterdapatan logam emas antara Sungai Penuh dan Tapan, dibagian barat luar wilayah ekslporasi. Dinas pertambangan dan enegi Propinsi Jambi ( 2003) : menunjukkan adanya butiran Mineral Sinnabar dia endapan Sungai bagian Sungai penuh.

Crown, Mjdk dkk (1993 ) menyajikan anomaly geokimia unsure As dan Cu pada endapan Sungai yang mengalir dibagian utara Sungai Penuh atau atau bermura pada wilayah usulan eksplorasi.

Rosidi.dkk (1979): memetakan geologi regional 1:250.000 lembar Painan dimana didalamnya terdapat intrusi batuan beku yang menerobos batuan gunung api tersier yang diduga berkaitan dengan pembentukan logam emas dan tembaga pada wilayah usulan kegiatan eksplorasi.

Rudi Gunrady, dkk (1996); menghasilkan anomaly geokimia Au dalam endapan sungai dan butiran emas dibeberapa lokasi pada cabang-cabang Sungai Siulak Deras didalam wilayah usulan eksplorasi.

PT. Ingold ( Laporan triwulan 1-IV 1998-1999 ): menjelaskan adanya indikasi endapan emas epitermal dan lokasi prospek tembaga tipe forfiri diderah Mudik didalam wilayah usulan eksplorasi.

Menurut hasil penyelidikan terdahulu, ditemukan singkapan mineralisasi logam tembaga, diantaranya dibagian selatan Siulak terang ( Barat daya Siulak deras) yaitu menyebar didaerah yang dibentuk antara dua zona patahan sejajar. Tembaga terdapat didalam urat-urat kwarsa dengan lebar dua meter.

Tembaga juga dijumpai dibagian selatan Siulak Deras pada zona patahan atau dibagian utara Mukaiputih dan utara Mukai Pintu, tepatnya hilir Sungai Mukai ujung, tembaga teramati berupa mineralisasi pirit-kalkopirit tersebar dua hingga 3% dalam batuan tufa tersilisifikasi dengan jurus, kemiringan 20 derajat pada zona selebar 50 meter dan ketebalan diperkirakan 50 hingga 70 meter.

Bupati Kerinci, Fauzi siin, diwakili Wakil Bupati Kerinci Hasani Hamid, mersepon potenssi Sumber daya Mineral dan energi Kabupaten Kerinci seperti, emas, tembaga, panas bumi, mata air, Granit, obsidian, kaolin, trass, zeolit, belerang, batu Gamping.sirtu,

Menurut Bupati, dalam pengelolaanya perlu perencaan matang dan penelitian yang kontinyu, memerlukan dana yang besar, baik tahap survey, penyelidikan umum,eksloprasi dan ekssploitasi.

Sumber daya mineral ini bersifat Unreneweable yaitu apabila ditambang, tidak dapat diperbaharui seperti semula, perlu adanya pengaturan, pengawasan dan kebijakan dalam pengelolaan dan pemanfatatanya agar tidak salah dalam pelaksanaanya.” Urai Fauizi.

Yang perlu diperhatikan, aspek perlidunngan hukum, pengelolaan, sumber daya manusia, pemasaran, pemberdayaan masyarakat, aspek pasca tambang.

Pada kesempatan ini Bupati memperkenal Keindahan Alam Kerinci, Gunung Kerinci, Teh kayu Arto, Danau Gunung Tujuh tertinggi di Asia tengara, air terjun telun Berasap, bukit kayangan yang sangat indah, Rawa Ladeh panjang, tempatr berkumpulnya, satwa burung liar.

25 September 2006

Kisah Mistis



Foto :Kiri. Laila(Paling Kecil) ditengah berbaju putih.Ayahnya adalah Basyarin, bekerja pada Perhubungan Kerinci.Kantor Kumun.Foto keluarga,Refro: Jon



Kisah Mistis

diceritakan oleh: Laila Kumun

Namaku, Laila Basyarin. Ayahku, Basyarin, berkerja dikantor perrhubungan Kerinci. Ibuku, Yurmi Harti. S.pd. guru, guru SD 36 Kumun Kecamatan Kumun Debai-Kerinci. Aku mau cerita tentang aku lihat makhluk seram dan mengerikan.

Ceritanya begini, Pada Senin pagi, awal Agustus 06 lalu, hujan turun dengan rintik-rintik. Aku biasa pergi sekolah . Jarak sekolahku dengan rumahku-dikumun Sungai Penuh satu kilo meter. Meski hujan rintik. sedari pagi tiada reda , aku tiada peduli. Sesampai disekolah, tepat diluar pintu masuk sekolah, sekolah lanjutan pertama delapan Sungai Penuh.

Karena teman-teman semua telah berbaris. Aku bergegas, agar jangan terlambat. Ketika melangkahkan kaki, tidak berapa meter dari areal pekarangan sekolah. Aku kaget. Pemandangan terasa berubah. Tidak seperti biasanya, ada keanehan. Aku merasa beda. Ragaku panik. Aku tanpa sengaja melihat mahluk menyeramkan. Seakan menungguku. Berdiri. Wajah terlihat buruk, tangan tampak hancur, berbaju putih, tidak punya kaki.

Aku tak percaya, dengan pemandangan itu. Aku terus berjalan, dan berjalan. karena tinggal beberapa meter lagi. Aku memasuki ruangan sekolah. Aku lari-lari kecil. Untuk mengikuti apel dilapangan sekolah. Semua rekan telah berbaris.

Temuan dan penglihatan itu, tiada hilang dari pemandangan. sangat menyeram, pemandangan yang kulihat memang sengaja tidak kuceritakan kepada teman-temanku, aku yakin, mereka tidak akan percaya. Semua bisa jadi bahan tertawaan. Aku diamkan saja.

Penglihatanku terhadap makluk menyeramkan ini, makin membuat aku takut. Batinku. Rasa tidak sabar. Aku Ingin menceritakan. Aku ketemu makluk aneh, semacam dari dunia lain. Makin kusimpan dan tidak kuceritakan, semakin membuat rasa taku semakin mendalam. Akibatnya, aku pusing.

Pada jam ketiga sekolahku, ganti mata pelajaran , makin membuat rasa takut dan pusing menyerang. Aku dibilang sakit oleh teman-temanku, hingga aku minta antar ke Usaha kesehatan sekolah (UKS), untuk mendapat perawatan sederhana.

Sesampai disana, menurut temanku. Aku telah jatuh pingsan. Aku tak sadarkan diri. Cerita-cerita temanku. Saat pingsan aku menjerit, meminta tolong. Aku tak mau ikut, karena wajahmu buruk. Dan menyeramkan. Sampai pada saat papa menjemputku. Setelah pihak sekolah, minta papaku datang. Atas perlakuanku, yang terkesan aneh.

“ Aku tidak mau ikut, karena wajahmu buruk dan menyeramkan” kata temanku. Aku histeris. Teman rame-rame melihatku. Mereka semua terlihat sedih.

Rasa takut kian menyeramkan, Pada hari berikutnya, Aku diantar oleh papa dengan membawa bacaan ayat-ayat kursi yang ditulis oleh neneku dari rumah. Tetap sesampai disekolah aku banyak berdiri, memandang guru dan teman-temanku dengan sinis. Aku, dibilang mengidap keanehan yang berlebihan.

“ Kamu Kenapa laila., pusing atau sakit. Biarkan kami Bantu, apa yang perlu dibantu” kata teman sekolah. Tiada jawaban, hanya memandang sinis dan penuh selidik, seakan berlawanan mau mengusir.

Temanku bertanya, penuh heran, apa sebab, memandang mereka dengan sinis dan risih. Temanku mengajak cengkarama, lantaran sikapku yang berubah dari biasanya.

“ Ayo ngomong dong, jangan memandang sadis dan sinis begitu, kamikan teman kamu, masa ngak kenal lagi, sama kami “ kata kawa-kawanku sekelas membujukku.

Ayat- ayat alquran yang kubawa, telah kurobek sempat temanku bertanya, kenapa kamu merobek-robek ayat-ayat alquran itu, yang ditulis oleh neneku. Semua temanku lari ,bersembunyi dsebelah meja sekolahku. lantaran sikapku.

“ Kenapa laila, kamu robek ayat-ayat yang diberikan oleh nenemu. Itu ayat kursi. Itu ayat tuhan” kata Temanku. Aku tetap tiada peduli. yang berubah kesetanan. Ada teman mengazankan telingaku termasuk mengruqiyahku. Malah membuatku tertawa terbahak-bahak. Teman mengira pada mula, merasa lucu.

Sampai saat ini, aku tidak berani tidur sendiri. Aku tidak dibiarkan melamun, temanku bercerita bahwa sekitar tempat sekolahku, yang meninggal karena kakinya diamputasi. Persi, seperti apa yang kulihat.

Semenjak peristiwa itu, hari-hari kulalui dengan memakai jimat-jimat yang dibuat oleh neneku. Jimat terselip dipinggang. Kawanku bilang, sekolahku itu, memang ada kuburan. Perlu perhatian.

24 September 2006







Caci maki dan kemarahan sebuah gejolak masyarakat Siulak, membakar amarah, terpampang di rumah masyarakat, sebelum menjadi prahara.(Dok.Jon)

foto.Kiri, Fauzi Siin. membunuh dua ekor kerbau, untuk perdamaian Siulak yang rusuh 7 Mei 006 .Kenduri perdamian 22 september. " Yang terlibat tindak kriminal pembakaran dihukum. siapa berbuat sudah perdamaian menjadi tangung jawab sendiri" Kata Zarkani Murzal, tokoh adat Siulak.

me


Senandung Sendu

Batang Merao

22 September 06

Kerinci- Siulak Kerinci rusuh. Pembakaran rumah warga tak terhindarkan. Perangpun berkobar. Api Menari—nari, menebar bagaikan aliran air hanyut batang Merao, membakar Siulak Gedang. Pada 7 mei 2006 lalu. Entah dari mana cerita provokasi bermula. Ada yang bilang ulah tukang ojek, Siulak, dalam lingkaran organisasi, karena masalah pribadi, tapi, Semua kisah ojek itu telah usai. Runding damaipun telah terjadi.

Cerita tukang ojek terasa terendus ke tali persaudaraan, gesek satu membias dengan yang lain, Atas ulah kesalahpahamam itu. Cerita mengambang. Informasi simpang siur. Ia, nepotisme Ard, pejabat teras Dinas Dikluspora Kerinci. Ceritapun menebar. perundingan menua kutuk. izar, kepala Dinas Pariwisata Kerinci, tempat berunding damai dirumahnya, terendus cerita lain. Jadi dugaan areal provokasi, menebar amarah.

Belum lagi, halimah, Konon, mengunakan mikropon menyulut cerita menyebar pembakaran, yang menghangus dengan provokasi mulut robek yang cerewet, dengan mikropon masjid, menebar perlawanan, prokasi, konon, ia, ketua salah satu organisasi.

Entah kenapa. Cerita tukang ojek, yang telah rujuk dan selesai membuat Bara tersulut dan seakan bangkit, ketersingungan,memang, kawasan ini pernah pengalaman traumatic pahit pernah mencerca, ulah tekanan provokasi yang resek kekuassan. Tak terhindarkan, kala suksesi Bupati tahun 2004 lalu. Meski telah usai dan berlalu Gesekan sedikit, isyu, seakan memercik hawa panas, bagaikan bara terhembus angin. Ia kembali hidup tiada henti. ia selalu siap menebarkan gemercik api, membakar amarah.

Batang Merao, Sebuah Sungai deras, tapi dangkal. Bahaya, Kiri kanan melebar, merobek, terkikis membelah negeri. Bukan simbol ada perpecahan. Tapi simbol pemekaran, akan sebuah kemajuan. Batang Merao, tidak ganas, kalau hujan hulu Sungai tidak membesar. Wc terpanjang Kerinci. Membesar tidak ada masalah, terpaan banjir tidak sampai menengelamkan.

Meski demikian, fenomena, lahan yang sempit, warga sebagian adalah petani berladang disebalik Gunung Kerinci. Hamparan Teh Kayu, yang nikmat serta hijau, membuat Ekonomi morat-marit. Karena tiada peluang pegawai, ditengah jumlah penduduk yang kian membengkak. Desa yang berubah menjadi kota. Kepedulian dan cinta sesama, dengan bungkus “ solidaritas” yang tinggi. Provokasi yang manis. Orang mudah tersulut api persaingan yang kian tajam menerpa.

Batang Merao adalah potret mini, sebuah masyarakat, yang kompak disatu sungai. Disini, Ada cengkarama dan sendau gurau. Kini dan dulu. Ada juga tontonan gratis bagi yang mandi dihilir- Sungai. Kebiasan, sebuah peradaban, Ketiban lihat gratis, adakah drawing Sungai batang Merao simbol hilang rasa malu.acuh, Menyulut permusuhan, Karena bisa melihat aurat. Orang yang mandi. Dan buang air besar.

Apapun tinjuan Orang. Aliran Sungai orang pinggiran kampung Batang Merao, pernah melahirkan orang-orang hebat, yang pernah diturun mandikan, dialiran sungai ini. Orang ingat Dr.Nasrul Kadir. Orang cerdas dan tokoh adat tanah Sekudung. Meski meninggalkan Kerinci. Tokoh beraliran keras. Rela keluar gedung DPRD Kerinci . Karena perbedaan pendapat. Ia memberikan ultimatum, menghancurkan Kerinci. Ia Keluar dari gedung dewan. Semangat masih hidup dalam dada anak negeri itu, dalam nyala lampu redup kehabisan minyak.Terisi. Ia bagaikan bara.

Orang ingat dengan Safril Alamsyah. Tokoh berpengaruh bahagian mudik. Komentarnya, yang tajam mengkritisi . Ia menolak pemekaran Kerinci. Kontraversi, memang. menyulut geram, Meski sempat cerca tokoh Kerinci yang tiada sepaham dengan dirinya. Melunak, tapi komit.

Apapun alasan, pembakaran tetaplah pembakaran. intinya adalah kerugian oleh marah yang tiada terkendali. Penjara adalah tempat paling aman, untuk perusuh Siulak. Gelombang demo massa sekampung minta pembebasan kepihak hukum, tidaklah membuat hukum kagok. Hukum tetaplah hukum, yang bersalah tetap dihukum.


Kata Damai pun bersenandung. 22 September 006. Api amarah didada Belum diakui reda, rumah porak poranda oleh kerusuhan, pengantian ke type 36 oleh pemda melalui APBD Kerinci, agar jangan jadi soal .gesek mengesek tiada lagi” Kalau terjadi sesuatu setelah perdamian tangung sendiri” Kata Zarkani Murzal,tokoh Siulak.

Senandung damai telah lama ada, Muhtar Hadis, tokoh pencipta lagu Kerinci, yang selalu mensenandungkan kesedihan, yang menguras air mata. Kekecewaan, Tekanan, kemarahan. Ia ilustri cermin persoalan, yang tajam menerpa.

Problema yang komplek, disky Samad, pembuatan film dokumenter. Membuat cerita sederhana, problema social dan keras, prahara ditalang jauh, dari sekian film dokumenter bercerita banyak tentang semangat, kepahlawanan. Adalah ini cermin dari sebuah potret mini masyarakat?.

Tak hanya itu, cerita kekuatan dan dan mistikpun menjadi bahagian terendus dalam even budaya, meniti simato pedang. Memadamkan api yang menyala. Kunjungan memalukan pejabat dengan derai Hujan dilokasi acara.

Benda mati, yang tiada henti menari” Lukah Gilo”, Tusukan benda tajam yang tiada mempan. Kolaborasi yang menyatu. Bara api yang tersimpan. Angin sejuk derai hujan yang perlu didinginkan. Kalau sudah begini sayang ?

20 September 2006

Biodata

BIODATA

Nama : S Y A F R I A D I

Tempat/Tgl Lahir : Sungai Penuh, 13 Juli 1972

Alamat : Jl. Pelita I RT. I Desa Sungai Jernih Kec. Sungai Penuh

Pekerjaan : Pegawai Pemda Kerinci Tahun 1993 s/d Sekarang.

Nama Istri : SONYA LESMANA

Pekerjaan : Pegawai Pemda Kerinci

Nama Anak : 1. DEAN JERRY PRAMANA

2. TIARA CLAUDIA VERONICA

3. CHELSY NATASYA PRISCILLA

Hobby : Membaca, Olah Raga, Organisasi, Menulis Puisi dan Cerpen

Pendidikan : - SD 4 Sungai Penuh Tahun 1984

- SMP 2 Sungai Penuh Tahun 1987

- SMA 1 Sungai Penuh Tahun 1990

- Fakultas Hukum UNJA Sampai Semester V Tahun 1993

- STIE – SAK Tahun 2006

Kursus – kursus dan Penghargaan yang Pernah didapat :

.Sertifakat Penataran Penggerak Panji Olah Raga Tingkat II Kerinci.
  1. Pendidikan dan pelatihan Bendaharawan (A) di Departemen Keuangan - Februari 1996.
  2. Pendidikan dan Pelatihan Administrasi Pengelolaan Gaji Pegawai Negeri Sip9il Daerah Tingkat I Jambi – April 1996.
  3. Kursus Komputerisasi Piranti Pendukung Pengelolaan Keuangan Daerah di Bogor Agustus 1997.
  4. Penghargaan Bupati Kerinci selaku Panitia Basket Ball HUT Kemerdekaan RI ke – 56 tahun 2001.
  5. Kursus Penyuluhan Perpajakan di Depdagri Jakarta – Maret 2002.
  6. Bimbingan Teknis bagi Atasan Langsung Bendaharawan dan Bendaharawan di Depdagri Jakarta – Oktober 2000.
  7. Diklat Kepmendagri No. 29 Tahun 2005 bulan April 2006 di Jakarta.

Pengalaman Berorganisasi :

  1. SMP – Wakil Ketua Majelis Perwakilan Kelas (MPK) – Tahun 2006.
  2. SMA – Ketua Koperasi Sswa SMA 1 Sungai Penuh – Tahun 1988 – 1989.
  3. Tahun 1987 – 1989 aktif menulis puisi dan pernah dimuat berbagai Majalah dan Koran Mingguan Nasional dan di Radio-radio siaran Daerah.
  4. Juara III Lomba Pidato Tingkat SLTA Sederajat se – Kabupaten Kerinci – Tahun 1989.
  5. Ketua Seksi Pembinaan Mahasiswa – Majelis Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jambi – Tahun 1990.
  6. Sekretaris Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Sungai Penuh Jambi Periode – 1991 – 1992.
  7. Tahun 1993 aktif di Organisasi Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kab. Kerinci.
  8. Pembina Basket Club Meteor – Tahun 2002 s/d sekarang.
  9. Ketua Harian Perbasi Kab. Kerinci Tahun 2004 s/d sekarang.
  10. Ketua DPD Generasi Muda KOSGORO Kab. Kerinci Tahun 2005 – 2010.
  11. Ketua Umum DPD KNPI Kab. Kerinci Periode 2006 – 2009.

info KNPI Kerinci

Reformasi KNPi Kerinci

Safriadi “ KNPI tidak mau terseret masalah politik”

Kerinci (20\8/06) KNPI adalah lembaga Independent. Ia mitra kerja pemeritah. KNPI tidak mau terseret-seret masalah politik, apalagi masalah Pilkada. Pilkada masa datang dipilih oleh rakyat langsung. Silahkan pilih sesuai dengan yang dikehendaki, yang jelas pemimpin dikehendaki oleh masyarakat, termasuk pasanganya, layak disemua segi. KNPI tetap mendukung.

Menurutnya, kalau pengurus KNPI berpolitik syah-syah saja. Itu pribadi. Soalnya, KNPI terdiri dari 35 OKP. Orientasi politiknya berbeda.contoh, yang bernaung diMuhamdiyah, mereka condong ke PAN. Anshor cenderung ke PKB .Kosgoro.AMPI mereka cenderung ke Golkar. Itu hak mereka. Yang jelas siapa yang terpilih dipilkada bisa membawa perubahan.


Hal ini dikemukakan, Syafriadi(18/9/06) Bertempat di Gedung umah uhang gempat jenis Kerinci, setelah Ketua komite nasional Kerinci periode 2006-2010 terbentuk, Ia segera melakukan reformasi ditubuh Komite Nasional pemuda Indonesia Kerinci.


Menurut Syafriadi, langkah bijak dan arif melakukan pembenahan Agenda reformasi diusung yang dilaksanakan secara terprogram dengan langkah pembenahan inter dan eksternal. Langkah ini perlu dukungan semangat dan agenda kerja jelas.


paparkan,langkah Intern, adalah dengan melakukan pembenahan kedalam yakni, membenahi sekretariat, administrasi, memang diakui dan memlihat Selama ini tidak aktif. Maka harapan untuk mengaktif segera dimulai.

Tiap hari, pada setiap jam Kerja KNPi membuka sekretariat. Dari senin hinga sabtu.dengan waktu aktif dari jam delapan pagi hingga jam dua siang. Melihat pula pengurus KNPI ini terdiri dari berbagai kalangan, ada pns, Mahasiswa, swasta. Mereka tidak punya peluang waktu yang panjang. maka dicari karyawan tetap dua orang . Ia standby di sekretariat KNPI, guna melayani berbagai kepentingan organisasi.

Menurut, Syafriadi, Ia. Menyadari. Karena ditubuh KNPI Kerinci terdapat enam belas komisi diminta membuat program kerja yang jelas dan nyata bisa dilaksanakan dan dipertanggung jawankan.Dalam wacana program pengembangan dalam beberapa sektor diantaranya, olah raga, Voly bal Cup KNPI, bola kaki KNPI Cup. Bola Basket KNPi Cup, catur, gerak jalan bisa melibatkan SD SMP-SMA, PT.OKP-OKP yang ada sebagai pesertaanya.

Pengembangan dibidang lain dibidang Seni dan budaya. Misalnya, akan membentuk sanggar seni KNPI dan mengadakan pementasan pentas terbuka pada tiap malam minggu. Acara boleh diisi oleh sanggar seni lainya, dengan masa lama pementasan tontonan gratis selama dua jam.

“ Tontonan pentas terbuka. Kita bisa melihat contoh, ditepian pantai padang, misalnya, Nah kita di Kerinci, membuatnya dilapangan merdeka Sungai Penuh. Sambil bermalam mingu masyarakat bisa mendapat hiburan gratis” Kata Sayfraidi suami Sonya Lesmana ini.

Dibahagian lain, pemgembangan kegiatan Tablig Akbar. Tahun depan akan mendatangkan AA Gym atau Jefri. Akan ada kerjasama antara kita dengan majlis taklim yang ada dikecamatan.

“ Dengan adanya ceramah AA Gym atau jefri, kita akan kerjasama dengan majelis taklim yang ada dikerinci ini. kerjasama dengan Koran Sakti” imbuh SaF. Kegiatan kolaborasi juga dilakukan dengan pementasan sanggar seni juga akan diiisi dengan Kultum, penyuluhan narkona selama supuluh menit .

“ Kegiatan memadu dalam satu koloborasi dengan disamping pementasan akan disisi dengan ceramah Kultum, Penyuluhan narkoba” tambahnya.Melirik juga agenda pemberdayaan perempuan, membina aga wanita kerinci bisa diperdayakan dan membuat desa binaan KNPI kerjasama dengan dinas terkait dan PKK. Serta pengurus KNPI kecamatan memiliki satu desa Binaan.

“ Setiap pengurus KNPI kecamataan memiliki satu desa Binaan. Dalam satu tahun punya delapan belas desa binaan. Selama kepemimpinan kita punya 53 desa binaan. Kita akan panggil semua pengurus KNPi kecamatan diharap keatifanya” harapnya.

Sektor ekonomi kerakyatan, akan kerjasama dengan koperasi dan perindagkop, bagaimana membantu pengrajin kecil . Ini adalah binaan dari KNPI . dimulai dengan membentuk kelompoknyo, pelaksanaanya tahun akan datang.

Tidak terlepas dalam bidang Kesehatan melihat adanya sunatan massal, KB Kes, Imunisasi. Ini akan ada kerjasama. Dengan demikian kalau itu bisa, Kenapa KNPi Kerinci tidak. tentu akan jadi bahan kajian dan pemikiran.maka kita akan adakan acara ini.

Dibahagian lain Kegiatan pengembangan pada hari palang Merah. Misalnya, KNPi diminta nyumbang darah. diharap jangan ada anggota KNPI terkomtaminasi Narkoba. Juga ada social kemasyarakatan,bencana alam,kebakaran, banjir, pengurus KNPI akan turun membantu, menyumbang,

“ Kegiatan sosial kemasyarakatan, juga akan diadakan membantu korban kebakaran, membantu gotong royong akbar. KNPI akan turun, pengurus harus siap. Kalau ada acara goro akbar undang KNPI dimanapun, tidak harus dikota. Desa boleh. dengan demikian masyarakat bisa merasakan keberadaaan KNPI “ menutup bincang.

19 September 2006

Teh kayu Aro,sayang 1


Kerinci,(30/8/06 )Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin dan Bupati Kerinci, fauzi Siin dalam kunjungan kerja dalam rangka Sentral Agro bisnis Kerinci belum lama ini.

Dalam kesempatan peninjauan ini gubernur minta pihak pengelola Teh Kayu Aro mempertimbangkan. Karena. Teh Kayu Aro tidak berlabel " Merk" Kerinci. Ia minta dikaji ulang. Lengkapnya, lihat " Teh Kayu Aro, Sayang".




Teh Kayu Aro, Sayang!

Teh Kayu Aro nikmat
namun sayang

Kerinci (14/806)- Suana pagi itu, memang terasa segar dan bugar .Meski cuaca sedikit mendung mengayut. Tampaknya mau turun hujan. dihamparan subur Kayu Aro, Kawasan ini memang dingin hinga kesumsum tulang. Karena biasanya jam dua belas siang dini hari serambut panjang berderai tumpah.

Telah lama daerah ini jarang saya kunjungi. Kesan kesejukan dan kerinduan membuat saya dan rekan saya kembali wisata mengisi waktu. Terutama PTP enam Nusantara. Saya ingin menikmati aroma teh yang mengundang aroma rasa membangkitkan selera.

Setelah duduk dalam ruang pengamanan, sebagai tamu, sungguhan Teh Kayu Aro panas muncul diantar seorang wanita separoh baya. Setelah meletakan dengan sangat hati-hati. Aroma rasa enaknya, komoditi bumi Kerinci tercium “ Silahkan minum pak” katanya seraya meningalkan kami.” Terima kasih mbak” kata saya, seraya wanita paruh baya itu berlalu meninggalkan saya dan rekan saya dalam ruangan itu.

Sembari meminum teh. Suasana bunyi mesin pengolah teh sesayup sampai terdengar, situasi membuat merasa berada dalam Suasana kota industri yang hidup. Meski Kerinci tidak membolehkan adanya operasi alat industri. Karena sekalilingnya adalah Taman nasional Kerinci Seblat. Takut udaranya tercemar, Namun Cerobong asap pabrik kian kelihatan menghitam limbah keluar dari palung udara PTP enam Nusantara ini.

Berada dikawasan Padang Teh Kayu Aro ini, memang, terasa nyaman dan betah berlama-lama disini disamping alamnya sejuk. Bisa melihat delapan Afadelling peningalan belanda. Melirik keluar, tampak pemandangan mobil Stomwal tua peninggalan zaman belanda serta kesibukan pegawai kantor, kemudian bunyi mobil penghantar daun pemetik teh yang lalu lalang.

“ Teh Kayu Aro ini, terasa nikmat sekali, membuat kecanduan, saya biasa minum Teh sekali-kali, tidak membuat kecanduan, tapi ini setelah mencoba sekali teh Kayu Aro, saya kepingin terus” kata pegawai asal Kerinci. Kala minum Teh bersama rekan saya, yang tukang potret itu.

“ Iya bang, sayapun begitu, Kalau kita beli teh cap bendera atau yang yang beredar dipasaran. Rasanya, biasa saja. Tapi teh Kayu Aro ini, memang terasa nikmatnya.’ Kata kawan saya seraya meminta membawa pulang bungkusan sisa olah teh. Yang biasanya jadi oleh-oleh pihak yang bertamu ke PTP enam Nusantara ini , dibungkus dengan kertas kacang dengan merk” tidak untuk dijual”.

Ucapan rekan saya, tentang kenikmatan Teh Kayu Aro membuat pikiran mengembalikan ingatan dulu kala, zaman belanda dan membuat saya menghayal. Ini yang membuat belanda atau pihak luar betah ” Mengeruk dan menguras kenikmatan hasil Alam Kerinci, yang kaya raya ini”.

“ Olah hasil Teh Alam Kerinci ini bang, telah pula menjadi bahan campuran produk teh, Sariwangi, teh sostro, termasuk Teh luar Kerinci. Produk kita ini jadi bahan alami dicampur dengan racikan lain, sayang teh yang enak itu telah menjadi komoditi lain, tidak lagi bernama Teh Kerinci ” katanya dengan santai.

Menurut rekan saya, Teh hasil olahan alam Kerinci Kerinci sehari bisa mencapai 20 ton teh jadi, dengan mempekerjakan 400 orang pegawai yang telah memiliki legalitas pegawai tetap diluar buruh kasar. Ada yang menarik Kini Pengolahan teh, yang beralih dari minyak solar mengunakan pembakaran 20 ton tempurung sawit dari Jambi dengan kapasitas 90 s/d 95% daun Teh basah dengan 22% (Persen) bahan baku.

Beralih pengolahan Sawit dari dari bahan baku solar ketumpurung sawit. Tentu akan mengurangi biaya pembelian solar. Meski demikian, tenaga kerja Kerinci, yang bekerja dinegeri jiran Malaysia kian “ Bengkak”, memang Kerinci, harus diakui” Ibarat itik mati dilumbung Padi. Ditengah negerinya yang kaya.

Meski demikian. Peran dewan dalam mengembalikan kemasan teh Kerinci sebagai penyumbang pendapatan asli Daerah, memang sangat perlu. Jangan hanya berani mengenjot pajak Bumi dan bangunan. Pendapatan teh kayu Aro lebih besar. Yang pembayaran pajaknya mencapai delapan ratus delapan puluh tiga juta setahun. Perlu mendapat perhatian, terutama tenaga kerjanya. Mestinya juga ada orang Kerinci dong.

Kunjungan Gubernur Jambi, Zulkifli Nurdin menjadikan Kayu Aro Kerinci sebagai areal sentral Agribisnis (30/8-06) lalu bersama Fauzi Siin, Bupati Kerinci sempat geram . Karena label kemasan teh tidak berlabel Kerinci .terpulang pada nek dan Pak Zul. Semoga.

11 September 2006

Legenda lempur


Historis Lempur

Menyusuri alam Gunung Raya. Yang akrab dengan cerita rakyat dan mithos serta sikap kesatria tertuang dalam cerita Adat lamo pusako usang. Yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat Adat telah pula menjadi pemersatu dan perekat yang sangat kuat dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat. Ditengah era modern dan canggih saat ini.

Lempur Mudik. Gunung Raya, adalah Salah satu desa. Yang tiap tahunya mengelar Kenduri adat. Daerah yang bernama Lempur. Asal kata dari Lumpur. Yang berarti Tanah Payo. Padi ditanam tidak tumbuh dengan baik. Karena lahan basah bergambut.

Lempur terdapat beberapa pecahan desa. Lempur tengah, Lempur Hilir, Dusun baru. Pucuk negeri awal Lempur ini dilihat dari pendirian desa tertua, yang masih menyimpan kesan tua adalah Lempur tengah. Terlihat dengan masih adanya bangunan tua. Bangunan tua itu berupa, Rumah-rumah larik panjang dengan ukiran-ukiran yang memikat. Pada Masjid Kuno lempur tengah yang telah direhabilitasi purbakala.

Lempur tengah menurut sejarah, adalah orang migran dari Pulau Sangkar. Jumlah mereka lima puluh orang. Semua perpaduan dari tetangga sebelah. Maka lempur identik dengan istilah Lekuk 50 Tumbi.

Hamdani hamid, Mantan Depati Agung. Yapan, Gelar Sigindo Batinting dan Dahril Namis gelar Depati panjang Rambut. Tiga tokoh ini mengakui asal muasal orang Lempur adalah dari Pulau Sangkar. Mereka telah berkembang biak. Pada mulanya. Negeri di Renah padang Buku. Istilah” tengah”. Antara Lolo dan Lempur.

Menurut Yapan, Perpindahan orang Pulau Sangkar ke Lempur. Karena masalah Intern anak jantan dan anak batino. Dalam legenda sejarah dipaparkan, seorang raja Sigindo sakti dengan Sigindo Batinting dari Jawa Mataram menikah di Tamia melahirkan seorang anak dengan nama Raden Serdang dengan gelar Depati Muara Langkap.

Setelah berkeluarga mereka mencari negeri baru. Mereka mendapatkan kawasan Renah padang Buku. Sedang Raden Serdang juga mencari daerah baru. Tepatnya, diMuko-Muko, daerah syeih Muaro Gung Muaro kelang.

Yang tinggal di Tamia adalah Menantu Sigindo Sakti, Tiang Bungkuk manduko Rajo. Sesampai Raden Serdang di Muko-Muko timbul masalah. Karena pengambilan tanah ulayat tanpa permisi.

Maka muncullah gugatan oleh Sigindo Batinting, yang telah lama mendiami kawasan itu. Perseteruan ini memicu penghitungan wilayah pemerintahan oleh Sigindo Batinting.

Ia menghitung wilayah kerajaan dari wilayah Merangin hinga keserampas yaitu dari Betung Batakuk paradun kayu Embun hingga ke Bukit Persembahan.

Perseteruan ini menimbulkan masalah besar. Menurut Sigindo Batinting Apapun resiko, ia akan tetap menghadapi. Ia dicarilah perundingan dengan beberapa ketentuan diantaranya, yang mendiami wilayah Muko-Muko ini harus jadi rakyat Sigindo batinting. Karena dibawa kekuasaan SiGindo batinting .

Atas maklumat itu Sigindo Batinting kepada Sigindo Sakti diterima oleh Sigindo Sakti tanpa pindah wilayah. Hanya dengan syarat Sigindo Sakti jadi rakyat Sigindo Batinting.

Kehidupan yang damai. Beberapa tahun kemudian. Desa pulau Sangkar mengelar acara Kenduri Adat. Diundang Sigindo Batinting oleh oleh Sigindo Sakti melalui utusan.

Dalam mithos legenda ini. Menurut Yapan, Perintah membawa Kayu untuk perhelatan kenduri pusako. Maklum orang dulu memiliki kesaktian mandra guna. Ia membawa kayu besar, hinga sampai sekarang balai Pulau sangkar menjadi Miring. Karena Kayu yang dibawa dan diletak di balai Desa itu.

Isterinya, membawa Daun, untuk membungkus nasi cara kenduri sko. Maka orang mengenal istilah “ daun nasi ibeak”( Nasi Bungkus) membuat balai desa itu penuh dengan dedaunan. Ini asal bungkusan nasi dari daun baru dan daun pisang.

“ Kemajuan daerah Lempur tidak terlepas dari asilmilasi budaya yang berkembang itu. Masing-masing pada Depati membawa pengaruh” Kata Dahril Namis.

Diantara gelar itu masing-masing dikategorikan empat dilempur tengah dan enam dilempur Mudik and ditambah dengan enam di Pulau Sangkar yakni, Takaruddin Depati Nyali. Muktar Taran Depati Mudo. Ibrahim Leman Depati Muncak. Rusli Zain, Depati Nyalo.

Sedang enam di Lempur Mudik, Surnam Kasim, Depari Serampas,. Ismit Paguh Depati Naur. Hanapi Depati Kartau, Jaharuddin Depati Payung.Erikson Depati Karamo, Darman Johor, Depati Pulang Jawa. Enam Pulau Sangkar, H.Hasan Depati Talago. Hidayat, Depati Kerinci, H. Ahmad Nazi, depati Lubuk Mas.Juzir Depati Cahayo Negaro. Bandar Depatii Balingo

Dari susunan Depati yang ada ini merupakan perpaduan dari asimilasi budaya. Maka Wajar Lempur masing-masing para Depati membawa nama dan gelar dari beragam daerah. Depati Pulang Jawa Misalnya. Ini dari Jawa Mataram. Depato Serampas dari Serampas. Depati Mudo dari Lolo Gedang.


10 September 2006

Misteri Kasivera

Misteri Kasiavera

Pengobatan Alternatif

Berita –Casiavera atau, yang lebih dikenal dengan Kulit Manis ternyata menyimpan misteri sebagai pengobatan alternatif, untuk penyakit jantung koroner, kolesterol, asam urat, kanker, gagal ginjal, Hipertensi, diabetes Militus.

Dalam paparan yang disampaikan oleh, Drs. Rihkhasman, MM, kabid Litbang Bapeda Kerinci dengan tema Kulit Manis harta yang terpendam” (9/92006) diruang Aula Bapeda Kerinci dengan paparan yang dihadiri berbagai komponen.

Ia mengungkapkan, hasil penelitian doctor Fauzan Azima,doctor ilmu pangan. Dosen Universitas Andalas. Masa penelitian tahun 2002-2004. Hasil penelitian bisa membuktikan kasiavera bisa menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL, Low Density lipid) serta menaikan kadar kolesterol baik ( HDL, High density Lipid) .

Hasil penelitian doctor ini merupakan peluang bagi peningkatan kualitas produk sirop kulit manis serta meningkatkan vilume penjualan dan diharapkan obat berbahan alam terfdaftar di pengawasan obat dan makanan Jakarta sebanyak 9.737 item termasuk sekitar 1.039 adalah produk impor. Obat Herbal terstandar sebanyak 17 prodiuk, fitoformaka 5 produk.

“ Bila lulus uji klinis sirop kulit manis kasiavera ini akan masuk dalam kelompok nomor urut enam, fitofarmika, integrasi dari pengadaan obat nasional, nilai transaksi dari milyaran akan jadi trilyunan” urainya.

Kemudian dalam laporan orang-perorang dari mulut-kemulut ( Mouth to Mouth comunication)) banyak yang mengaku, kolesterol dan asam urat mereka menurun setelah mengkonsumsi sirop kulit manis dari Kerinci.

Tantangan dihadapi Kerinci, Katanya, produk sirop kulit manis Kerinci belum memiliki SNI ( Standar Nasional Indonesia ). Catatan telah memiliki nomor depkes P-IRT: 113150107020. TDI : 1787/V.1/Indag/2005) Kemudian belum memiliki uji klinis.

Yang harus dilakukan Kerinci, menurut Rikhasman, segera melakukan pendaftaran SNI sirop Kulit manis dan uji klinis, yang memerlukan biaya besar. Serta mempatenkan.“ Kerinci perlu segera melakukan penfataran uji kilnis dan mempatenkan” urainya.

Merespon hal. Ini anggota dewan Kerinci mengamanatkan agar APBD 2007 lebih banyak berpihak pada ekonomi kerakyatan.Hasil observasi untuk menjadi Kasiavera sebagai pengobatan alternatif, karena hampir setiap hari ada lima orang atau sepuluh orang Kerinci berobat ke Padang (Sumbar) kedokter ahli penyakit jantung. Biaya jasa dan pemeriksaan dokter tiap orang Rp. 195 ribu genapkan menjadi 200 ribu.

Biaya penebusan obat pada kisaran Rp. 100 ribu s/d 600 ribu, tergantung berat dan ringan penyakit. Ini berati tiap 1 orang perhari membelanjakan uang rp. Minimal 100 hingga 300 ribu. Maksimal 200 ribu hingga 600 ribu. Biaya pengobatan yang dikeluarkan orang Kerinci setiap sepuluh orang pertahun 2.400.000.

Potensi alam Kerinci yang kaya penghasil kulit manis terbesar dunia dimana 80% produksi kulit manis dunia dihasilkan dari Kerinci. Perkiraan produksi kulit manis Kerinci dengan luas 46.367 Hektar dengan produksi 1544 Kq.

06 September 2006

Horor

mITHOS

Dilatar belakangi kisah perbudakan. Meski diberi bongkahan emas untuk membebaskan. Karena tiada paham, HINGGA AKHIR HAYATNYA. kEMUDIAN Ia menampakan diri, dengan mengoda orang lewat.

Cerita siluman cantik yang mengoda para pengendara didepan batang Ambacang-Jalan Lempur-Gunung Raya ternyata masih berbuntut. Paisal,(40) Warga Pasar Kerman, mengakui belum lama ini, dirinya, pernah diminta antarkan pulang oleh Siluman cantik. Kala ia memikat burung diareal hutan jalan Lempur itu.

“ Waktu hari telah mulai senja. Saya ketemu dengan seorang wanita cantik. Usai memikat burung. Dengan nada memelas minta diantarkan pulang kerumahnya, yang katanya tidak terlalu jauh dari Batang ambacang itu.” Kata papa Sarli ini. Karena keburu sore, wanita cantik meminta antar, memang rasa hiba. Karena hari keburu senja Maka diantarkan pulang oleh Paisal. Meski dengan berat hati. “ Rasanya, telah jauh berjalan. Kaki telah terasa penat. Rumah tiada juga ketemu. Ketika ditanya, ia menjawab sudah dekat” urai Paisal.

Telah jauh berjalan. mulai curiga. Jangan-jangan. Ini bukan manusia. Perasaan mulai curiga. Didiamkan saja. Karena kasihan pada wanita cantik ini. Setelah jauh rasanya berjalan. Ada keanehan. Karena areal tiada kunjung ketemu rumah. Ini adalah hutan. Melihat gelagat wanita ini. Jangan-jangan ini siluman.

“ Saya merasa ada keanehan. Jangan-jangan bukan manusia, tapi siluman. Perassaan itu dibiarkan saja. Bulu kuduk mulai merinding. Tanpa dinyana langsung memacu diri sekeras-kerasnya berlari pulang. Menghantam semak-semak.“ Saya langsung lari, karena menghantar tiada kunjung jelas rumahnya. Saya takut. Itu hantu, saya langsung lari meninggalkan anak gadis cantik itu tanpa menoleh kebelakang.” Kata Suami Eti SMP 1 Gunung Raya ini.

Menurut cerita yang berkembang dimasyarakat. Dulu dinegeri kecil “ Lok-Lang”-Lolo Gedang-Pasar Kerman, Gunung Raya Dituturkan oleh, Armasiah, Warga Lolo Gedang-Pasar Kerman. Bermula dari cerita sebuah keluarga kaya. Dengan seorang pelayan, bernama, Jao, wanita cantik, yang telah ditingal mati oleh kedua orang tuanya. Kala mentari bersinar cerah diufuk timur wanita ini tugasnya mencuci pakaian dan mengambil air untuk memasak, guna memenuhi tuntutan pekerjaan majikannya. Jarak tidak berapa jauh dari batang ambacang itu.

Ketika usai pekerjaan rumah tangga. Wanita cantik ini pergi mandi dipancuran bambu disungai sambil berlimau dengan jeruk.nipis. Kala mandi sambil bernyanyi duduk dibatu pinggir sungai seraya melihat tetesan akhir air pancuran bambu. Ia merasa ada keanehan. Karena melihat tetesan air bambu itu berbunyi dengan merdunya. Bagaikan irama musik dan nyanyian dentingan air memecah kesunyian alam.

Dengan penuh heran mendekati. Penuh selidik. Ia melihat bongkahan emas dengan air pancuran bambu menetes diatasnya. Kian bersih dan tersibak dengan cahaya penuh kemilau kekuning-kuningan. “ Apa sebenarnya benda ini. Bukankah ini bongkahan mas” kata Jao membathin dalam hati seraya mengosok dengan jeruk nipis bekas berlimau. Karena heran. Ia langsung pulang sambil berlari-lari kecil untuk menyampaikan kepada warga sekitarnya. Karena melihat bongkahan emas berbentuk gong kecil. Setelah ia menyampaikan, berlarian semua warga melihat. Apa yang dilaporkan oleh Jao itu.

Setelah melihat masyarakat secara bersama-sama membongkar bongkahan emas sebesar gong kecil itu dengan mengunakan bambu. Upaya yang dilakukan itu tidak membuahkan hasil. Meski telah dicongkel dengan bambu telang, hingga pada kedalaman tanah, namun tetap tidak membuah hasil. Malam harinya. Jao bermimpi ketemu kakek tua dipancuran bambu itu.

“ Cucuku, sebenarnya, bongkahan emas itu. untuk melepaskanmu dari pekerjaan sebagai pembantu atau budak, hingga kau bisa mengolahnya menjadi kekayaan. Namun sangat disayangkan keberuntungan untuk dirimu. Kau memanggil orang lain untuk mengambilnya ” kata kakek tua itu, hingga Jao terjaga dari tidurnya. Karena keberuntungan yang tiada memihak membuat gadis ini kecewa hingga akhir hayatnya. Justru itulah. Ia sering menampakan diri .

Kuda Aneh


Kuda aneh Jujun


Budaya dan mistik

Ada suatu kepercayaan yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat Jujun keliling Danau. Bila tidak mengelar cara kenduri pusako. Akan datang dan terdengar ringkihan kuda aneh senja hari mengitari negeri.

Mati dikandung tanah. Hidup dikandung adat. Itulah pepatah dan petitih adat lamo pusako usang. Yang senantiasa terpelihara ditengah kehidupan masyarakat Kerinci. Fenomena adat, yang selalu diterpa globalisasi dan informasi. Namun adat yang dinamis senantiasa menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

Acara kenduri adat, memang terkesan sakral, hingga bila kegiatan kenduri adat tidak digelar, Menurut kepercayaan hidup dan berkembang dalam masyarakat orang gaib marah dan murka.

Desa Jujun, yang mengelar kenduri adat. Untuk mengetahui keberadaan negeri Jujun, Yang terletak di pingiran Danau Kerinci. Jujun. Berasal dari Kata.Jun-Jun. Yang artinya, terjun.Karena dari kawasan Desa sekitar. Terutama dari Muak,Keluru, Tanjung Batu. Mereka harus terjun. Artinya, mereka harus turun untuk mencapainya. Karena Kawasan ini rendah atau Rendah.

Bicara batas wilayah. Dalam Kerapatan Adat Jujun. Daulat Sigindo Kumbang. Mudik dibawah Batu Luncong. Diateh kayu Aho Kepat. Ile dibateh Aur Cino Balahek, Muak. Diateh Talang Pandan. Kedembak ombak dan bedebu, ayik Danau Kerinci. Kedahet pantak Meh (Emas) Renah Sejanit babateh dengan bengkulu.

Menurut keterangan beberapa orang Depati. Terdiri dari delapan orang pemegang waris. Masing-masing Depati Sakti, Abdul Majid. Depati Jayo, Syamsi. Depati jujun, Hasmik. Depati Menco, Aziz. Depati Mentan, Nasution. Depati Kujo, Alifiah. Depati Iman, Mahdi. Depati Terajo, Samsu. Serta pemegang waris kalbu Depati Terajo, Supratman serta Safri Pemangku adat.

Mereka semua mengakui, kisah Jujun bermula dari kisah tiga orang penerima jawatan waris Depati. Yakni, Depati Jujun dengan kembarkan, Ninek mamak Rajo Batuah. Depati Sakti, dengan gelar Rajo Mahkoto Alam. Depati Jayo dengan kembarkannya, Ninek mamak Imam pati.

Dalam beberapa tahun pemerintahan adat. Kemudian datang beberapa pendatang dengan membawa gelar kebesaran. Yakni, Depati Menco, keturunan ninek Sigindo Bujang.dengan ninek mamak Rajo Mudo. Kemudian datang lagi Depati Mentan dari Kubang. Ninek mamak Rajo Pati.

Kemudian tahun 1977. Karena Kenduri Sko memotong sapi. Harusnya kerbau. Hingga menurut kepercayaan membuat masyarakat mengalami sakit. Hasri Nawi, Tokoh adat Jujun mengakui hal itu. “ Waktu itu banyak masyarakat mengalami sakit, karena adanya pemotongan sapi, yang harusnya kerbau” Kata Hasri Nawi.

Kemunculan makluk Gaib.

Dalam lembaran sejarah Jujun. Kisah Mistik. Bila pelaksanan Kenduri Sko tidak dilaksanakan. Ada beberapa teguran. Yakni, penampakan makluk gaib mengitari negeri berkatub empat. Lawang berkatub tiga. Dengan datangnya makluk halus, berupa penampakan wajah Harimau. Babi, kambing, Kerbau berwarna kelabu mengitari kampung Jujun.

Menurut keterangan Hasri Nawi. Penampakan dan Pendengaran yang paling sering terdengar, yakni ringkihan kuda berlari senja dan malam hari tanpa tiada kelihatan penunganngnya. Kampung dikitari dari rute Dusun Baru. Koto Raya. Koto Agung. Ini menunjukan ada suatu pertanda. Ada yang tiada beres. Maka segera mengambil kebijakan.

“ Memang benar. Bila tidak dilaksanakan Kenduri Sko. Makluk halus dan bunyi rikikihan kuda, memang terdengar jelas, mengitari Dusun Baru. Koto Agung, Koto Raya. Membuat masyarakat cemas” Kata Hasri Kepala sekolah lanjutan dua Keliling Danau. Yang juga tokoh adat.


Menurutnya, dengan adanya kenduri sko, penyakit kurang. Karena telah diadakan pengajuan doa kepada alloh, dengan doa tolak bala, dalam acara kenduri sko itu.

Pusako Kalbu dilimau


Dalam acara Kenduri Pusako semua benda pusako bernuansa magis dikeluarkan. Diturun mandikan dengan upacara sangat sacral dan suci. Ada beberapa peningalan pusako, yang masih tersimpan di beberapa kalbu adat Jujun masing-masing pusako Delapan Depati pada rumah pusako.

Pada pusako Depati Jujun terdapat minyak rantai. Menurut keterangan minyak ini banyak diburu ahli kebatinan Kerinci. Karena khasiatnya sangat luar biasa. Terutama mereka yang ingin merantau. Khasiatnya, tahan terhadap senjata tajam. Benda lainnya, bambu Telang Kuning, yang banyak di gunakan untuk ilmu pengasihan.

Sedangkan benda pusako, yang terdapat pada Depati Sakti, yakni berbentuk Emas, sebagai perhiasan pada suatu perhelatan adat perkawinan. Tersimpan dirumah pusako. Lainya, Berupa pusako tambahan dari dunia gaib, Keris. Berbentuk besi Jayo.

Pada kelompok kalbu Depati Jayo. Keris Trisula. Keris tiga mata. Mata berangkai kiri dan kanan. Ketajaman luar biasa. Campuran kuningan dan baja.

Pusako Depati Menco. Gong Besar. Gambaran seni dan budaya yang berkembang ditanah Jujun. Juga ada Gong Kecil, berantai Emas. Gong ini telah hilang dalam area Danau Kerinci. Karena Banjir bandang 1958. tentang Gong ini masih ada di dalam Danau Kerinci.

“ Saya pernah melihatnya. Melalui bantuan Supranatural. Saya melihat gong itu. Dengan menunjukan keris kekawasan itu. Gantungan terbuat dari emas. Saya tidak tahu berapa kilo emas itu” Kata Supratman, pewaris pusako, Depati kalbu Terajo.

Pusako Depati Kujo. Keris sakti. Dengan tulisan incong. Bacaan pada keris ini sampai hari ini belum ada yang bisa membaca. Masih menjadi misteri. Karena belum ada keinginan kalbu membaca tulisan itu.#

p2

Create your own banner at mybannermaker.com!

pepatah

Rm