mk

Easter Text - http://www.eastertext.com

fm

p

Sekilas info

Misterikerinci-Aksi kelulusan siswa di Kerinci dengan aksi corat-coret.

16 April 2008

Kerinci kota Satelit

Peremajaan Pasar Beringin Sungai penuh terus dilakukan Pemda Kerinci.yang bakal menghabiskan dana 35 milyar.Berlantai 3 dengan memakai teknologi bertangga lift membuat Kabupaten Kerinci bakal ramai dikunjungi.Dana dengan bermitra dengan investor pasar swalayan modern.

Supratman Sal
Kepala pengelolaan pasar Sungai penuh Kerinci
optimis kerinci akan menjadi kota satelit dan metropolis


Kerinci-Sungai penuh

Kota satelit

Misterikerinci -Wacana memujudkan kerinci sebagai daerah tujuah wisata yang unggul berbazis agro bisnis bukanlah sebuah mimpi,namun menjadi sebuah realita yang kini tengah berjalan.

Membangun kota terutama pusat perbelanjaan dipusat jantung kota Sungai penuh dengan telah adanya Kincai Plaza sebagai pusat perdagangan tradisional.Kini bakal dikembangkan pula pembangunan Pasar beringin yang dikelola dengan managemen modern.Berlantai tiga dengan master Plan yang mengunakan teknologi,seperti menuju lantai atas dengan menaiki Lif.

Pasar beringin depan kincai plaza dibangun dengan investasi dari luar dengan memperhitungkan untung dan rugi dengan pemilik modal dalam berbisnis dengan memperhitungkan dalam skala jangka pendek dan jangka panjang.

“Dalam membangun ini akan menghabiskan dana dalam masterplan 35 milyar dengan mengandeng para investor termasuk membangun fisiknya” Kata H.Supratman Sal, menteri pengelola Pasar Sungai penuh.

Menariknya, dalam areal seputaran Kincai Plaza telah pula didirikan tempat minum kawo sguare. Penganan dan minuman tersedia diareal ini.Kelelahan dan kehausan bisa belanja minum kawao dikawasan ini,dalam batas waktu yang ditetapkan.Areal ini juga menjadi arena parker habis jualan.

Menurut Supratman, konsep menjadi Kerinci sebagai daerah yang bakal ramai dikunjungi dimasa datang.Karena jarak solok selatan dengan Bengkulu adalah amat dekat.Ini akan menjadikan Kerinci sebagai kota Metropolis dan negeri satelit,maka kebutuhan membuka akses jalan amat perlu dalam membangun kota satelit.

Menghidupkan nuansa pasar,perlu adanya pasar penyangga,dalam artian daerah kawasan Sungai penuh,yang berada pada posisi pinggiran akan dijadikan pasar penyangga.yang dibawa kePasar apapun bentuknya telah berada pada posisi segar,sampah dan kulit sayur mayur telah telah bersih.

“ Sayur mayur ataupun sampah kulit, ini telah dibersihkan sebelum sampai dipasar Sungai Penuh, jadi bersih, segar.Ini konsep masterplan yang digambarkan Bupati Kerinci,Fauzi Siin.” Kata Supratman.

2 comments:

Anonymous said...

Apa sudah pantas Pasar Beringin harus dikembangkan dengan dana cukup besar sementara Perekonomian Kerinci tidak menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan. Harus diperhatikan pula aspek-aspek sosial Kabupaten Kerinci. Janganlah kita terlalu berobsesi yang muluk-muluk sementara rakyat kita masih kembang kempis. Disamping itu harus pula diperhatikan Infrastruktur pembangunan. Yang saya khawatirkan justru ada kepentingan lain dari program pembangunan Proyek Pasar Beringin ini. sedangkan Lapangan Terbang saja balum jelas perkembangannya saat ini. kita ketahui bahwa dana yang sudah dikeluarkan untuk pembangunan LapTer Depati Parbo sudah cukup besar,namun manfaatnya belum kita rasakan. Saya menghimbau, janganlah kita terlalu berambisi untuk membangun ini atau itu tapi hasilnya nihil.

Anonymous said...

Apa sudah wakutnya memabngun Pasar Beringin denngan menelan biaya yang cukup besar. sementara rakyat masih dalam kesulitan. Janganlah kita terlalu berobsesi yang berlebihan namun tidak ada manfaatnya. Infrastruktur Kerinci saja masih dalam kondisi yang kurang baik. apalagi prasarana jalan yang menghubungkan kota-kota Propinsi. Lebih baik dana sebesar itu dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi rakyat, seperti mencari usaha-usaha yang dapat meningkatkan income masyarakat. Lalu bagaimana denga perkembangan Lapter Depati Parbo yang sudah menghabiskan dana yang cukup besar namun manfaatnya belum teralisasi.

p2

Create your own banner at mybannermaker.com!
There was an error in this gadget
There was an error in this gadget

pepatah

Rm